Nyoblos Pemilu di Negeri Seberang

Pemilu KBRI SingapuraSuasana pesta demokrasi dalam rangka Pemilihan Umum Presiden RI periode 2014–2019 kali ini ternyata mendapatkan antusiasme yang cukup luar biasa. Hampir semua kelas masyarakat Indonesia selalu membicarakan pesta demokrasi ini. Bukan tanpa sebab, pemilu kali ini merupakan pertaruangan duel antara 2 pasangan yang bertolak belakang. Baik dari sisi karakternya, partai koalisinya pendukung, gaya kepemimpinannya, maupun pengalaman kedua pasangan capres dan cawapres.

Seperti halnya negara lain, Tempat Pemungutan Suara (TPS) berlokasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia yang beralamat di 7 Chatsworth Road, Singapore 249761. Pemilu disini dilakukan 3 hari lebih cepat, tanggal 6 Juli 2014. Ini baru pertama kalinya saya menyambangi kantor kedutaan baik di Jakarta maupun di negeri orang lain.

Sampai di area Grange Road sudah jam 1 siang dengan kondisi udara yang cukup terik dan menyengat. Yang saya rasakan ketika sampai disana adalah suasana bener-bener sangat Indonesia-wi (saya bukan pendukung capres nomor 2, cuma kalo saya sebut “Indonesia-wo” agak aneh bukan?) karena banyak turis, pekerja, maupun pelajar Indonesia yang ikut meramaikan pesta demokrasi ini. Banyak yang sudah selesai banyak juga yang baru ingin melakukan pencoblosan. Ada 2 jurusan shuttle bus yang wara-wiri untuk para WNI. Yang satu dari Tanjong Katong Complex ke KBRI dan sebaliknya. Satu lagi dari KBRI ke Redhill MRT dan sebaliknya. Tapi untuk naik shuttle bus ini cukup padat dan antri, kalo ga sabaran mendingan jalan kaki. Lebih sehat!

Sampai ke depan pintu gerbang KBRI saya sempat kaget dan berfikir sejenak, “Ini USS apa KBRI??? Rame bener!” Antriannya panjang kayak ngantri masuk wahana. Tapi karena semangat Indonesia-wo (biar adil) yang sudah membara dan semangat untuk menggunakan hak memilih pemimpin masa depan Indonesia sudah sangat berkobar, biar kata harus ngantri 2 jam pun akan saya ladeni! Apresiasi saya berikan kepada para petugas KPU dan KBRI yang senantiasa mengatur antrian di tengah terik matahari yang menyengat dan juga di suasana puasa.

Setelah mengantri cukup panjang akhirnya masuk ke area registrasi. Ada 2 jalur di area registrasi ini. Untuk para WNI yang sudah mendapatkan undangan, bisa langsung tanpa antri dan mendapatkan jalur khusus. Mereka tinggal scan undangan dan mendapatkan kupon pencoblosan. Sedangkan bagi para WNI yang tidak memiliki undangan seperti saya harus registrasi menggunakan IC, Passport, atau Student Card.

Ketika registrasi petugas memfoto halaman depan passport dan halaman paling belakang (yang ada alamat tinggal di negara asal) untuk bukti dokumentasi mereka. Karena jika terbukti kita melakukan pencoblosan dua kali bahkan lebih maka hukuman pidana sudah menanti. Proses registrasi cukup cepat dan sudah komputerisasi. Selesai registasi kita bisa langsung menuju ke area TPS yang bersebelahan dengan masjid yang ada di dalam KBRI. Ada sekitar 30an TPS yang tersedia dan rambu maupun arahan dari petugas sangat baik sehingga kita tidak kebingungan untuk kemana dan melakukan apa.

Disini ketika melakukan pencoblosan, handphone dan alat perekam lainnya tidak diperkenankan dibawa ke dalam kotak TPS. Tidak seperti pemilu legislatif kemarin di Jakarta, saya masih bisa bawa HP ke dalam kotak TPS. Nyoblos dilakukan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dan tanpa ragu saya sudah membolongi SATU lobang di kertas suara. Amin, mudah-mudahan suara saya ga dimanipulasi dan dicurangi!

Overall kegiatan pemilu di KBRI ini sangat baik dan saya tidak melihat sedikitpun kericuhan atau kekacauan. Satu jari jempol kanan dan satu jari jempol kiri untuk para petugas KPU di KBRI. Semoga suara kami sampai ke pusat dan mewakili suara rakyat!

Semua proses demokrasi sudah dijalani dan siapapun Presidennya, insya Allah itulah pilihan rakyat. Semoga tidak ada kericuhan dan kerusuhan ketika pengumuman pemenang Presiden RI di tanggal 22 Juli nanti mengingat selisih suara yang sungguh tipis dan fanatisme kedua kubu pendukung yang sangat kuat. Salam 5 Jari!

Advertisements

2 thoughts on “Nyoblos Pemilu di Negeri Seberang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s