Arsip Kategori: Tech

Review Earbud Headphone JBL T205 by Harman. Ekonomis dan Nyaman!

Kali ini saya lagi butuh earphone/headphone untuk mendengarkan musik, melakukan panggilan dan menjawab telpon, dan menemani di perjalanan. Di Stockholm ini karena cuaca yang sangat dingin dan banyak berjalan kaki, sehingga ketika di perjalanan kita agak sulit untuk main hp. Alasan utamanya adalah karena kalau ngeluarin tangan dari sarung tangan ataupun dari kantong jaket, tangan langsung dingin! Kecuali kalau sudah di dalam kendaraan seperti di dalam bus dan kereta.

Karena saya bukan penggila musik, bukan juga audiophile freaks yang mengerti detil suara yang mantep itu seperti apa, yang pasti asalkan ekonomis, bass, treble dan staging oke, dan nyaman di telinga, itu bakalan jadi pilihan saya.  Baca lebih lanjut

Telepon Murah Ke Luar Negeri menggunakan Skype Low Call Rates

Masi inget kalau dulu kita mau telepon keluar negeri kita harus menggunakan Sambungan Langsung Internasional (SLI)? Sampai ada slogan iklan yang berbunyi

SLI Kosong Kosong Delapann..

Dulu kita harus menggunakan kode 001 atau 008 ketika mau menelepon baru diikuti dengan nomor telpon tujuan luar negeri agar sambungan internasional bisa kita dapatkan. Tapi seiring perkembangan teknologi, trend penggunaan SLI pun pudar dan digantikan dengan Voice over Internet Protocol (VoIP). Baca lebih lanjut

Cara Menghilangkan Virus [zodiac-game.info / kb-ribaki.org] Popup yang selalu muncul!!

Sudah sebulan belakangan ini setiap booting atau startup laptop, selalu muncul pop up di browser yang cukup mengganggu. Jadi 5 detik setelah laptop nyala belum disentuh, tiba-tiba Chrome langsung terbuka dan membuka alamat : zodiac-game [dot] info atau kb-ribaki [dot] org (jangan dibuka linknya, karena kemungkinan banyak adware di link tersebut). Sementara gambar-gambar yang muncul di halaman tersebut terkadang sangat tidak senonoh.

Saya merupakan orang yang sangat menjaga keamanan data dan keamanan komputer, dengan menjaga antivirus selalu update, memerhatikan ketika memencet link alamat URL tertentu saya selalu memastikan link tersebut benar, dan tidak menginstall program-program yang tidak jelas yang didownload dari iklan-iklan yang sering muncul di website. Baca lebih lanjut

Notifikasi Update Terms and Privacy Policy Whatsapp, Data Kita dishare ke Facebook? 

Siang ini ketika membuka Whatsapp tiba-tiba muncul notifikasi mengenai pembaruan Terms and Privacy Policy oleh Whatsapp yang kita wajib meng-klik tombol ‘Agree’nya. Karena saya backgroundnya IT, jadi sudah menjadi kebiasaan saya kalau ada Term and Conditions Agreement saya pasti membaca dulu seperti apa isinya secara sekilas, baru deh saya menyetujuinya.

Notifikasi yang muncul siang tadi cukup simpel. Tapi jika kita klik panah dibagian bawah maka akan muncul keterangan singkat dari pembaruan term and condition tersebut.

Kalau di bagian atas, Terms and Conditions ini sekilas tentang persetujuan pembaruan kebijakan privasi terkait dengan fitur Whatsapp Call. Tapi jika kita menelisik lebih jauh, coba perhatikan poin kedua. Dan di poin kedua inilah ada centang yang bisa kita non aktifkan.

Poin kedua ini yang menurut saya agak membingungkan. Disana berbunyi bahwa kalau kita setuju dengan mencentang poin tersebut, data kita akan di share dengan Facebook. Terlepas dari poin disana, bahwa chat dan nomor telefon kita tidak akan di share ke Facebook, tapi saya pikir muaranya akan sama saja. Data kita akan di share ke Facebook.

Facebook will know everything about us besides Google.

Kekhawatiran orang-orang ketika Mark Zuckenberg membeli Whatsapp pada tahun 2014 lalu benar terjadi. Saat itu Jan Koum sang CEO Whatsapp mengatakan bahwa walaupun Whatsapp telah dibeli Facebook, Whatsapp tetap akan menjaga privacy penggunanya. Tapi sekarang nyatanya tidak. Sepertinya Whatsapp telah menjadi the real Facebook Family..

Kalau tidak setuju dengan Agreement tersebut silahkan di uncentang agreement tersebut, baru klik tombol Agree seperti yang saya lakukan. Saya memang orangnya agak menjunjung tinggi nilai-nilai privasi, bagi orang awam mungkin agak aneh dan nyeleneh, tapi percaya deh dunia internet itu semakin berbahaya. Sampe sekarang saya sudah deactivate Facebook dan Twitter sejak 2012, tidak pake Path dan sempat anti Whatsapp pada 2013 lalu. Tapi Whatsapp sekarang menjadi satu-satunya jalur telekomunikasi baik dunia pertemanan, kerja dan persaudaraan disamping Line dan Telegram jadi tidak bisa dihindari lagi.

Mudah-mudahan tulisan ini memberikan kesadaran akan pentingnya membaca walaupun sekilas, untuk segala jenis Agreement apapun, sebelum kita menyetujuinya.

Semoga bermanfaat.

Cara Isi Ulang Mandiri e-Money di Android

mandiri-emoney

Baru minggu kemarin saya mengetahui kalo sekarang isi ulang Mandiri e-money bisa lewat handphone!! Ga perlu ke alfamart, indomart, ATM ataupun stasiun. Padahal aplikasi ini sudah di launching resmi dari bulan Februari 2015 lalu di Playstore. Nah kalo dipostingan tempo hari tentang cek saldo e-money bisa dilakukan lewat Android yang ber-NFC, kini isi ulangnya pun juga uda bisa! Canggih yak. Apa aja syaratnya?

  1. Smartphone Android berfitur NFC
    Kenapa cuma Android? Karena sampai sekarang perangkat Apple seperti iPhone 6s yang paling mutakhir, NFCnya hanya diperbolehkan untuk Apple Pay.
    Kenapa harus smartphone yang ber-NFC? Kalo ga ada NFCnya ya ga akan bisa cek saldo maupun isi ulang! List smartphone yang ber-NFC bisa dilihat disini. Biasanya handphone kelas atas ataupun flagship dari suatu vendor pasti sudah dilengkapi dengan NFC.
  2. Kartu debit bank yang sudah mendukung 3D Secure
    Apa itu 3D Secure? Simplenya 3D Secure itu layanan dari Visa/Mastercard sebagai kode otorisasi tambahan yang dibutuhkan ketika melakukan transaksi online. Jadi ketika kita lagi transaksi menggunakan kartu debit yang mendukung 3D Secure maka kode otorisasi akan dikirimkan ke nomor HP kita sebagai pengaman tambahan. Jika kode otorisasi salah maka transaksi dibatalkan.
    Kartu debit apa saja yang mendukung 3D Secure ini? Yang sudah support yaitu Bank Mandiri, Bank BNI, Bank CIMB Niaga dan Bank Mega. Nah kok Bank BCA belom ya? Tanya kenapa.

Baca lebih lanjut

Upgrade ke Windows 10 gratis, pesan dari sekarang

win10

Per tanggal 1 Juni 2015 kemarin, Microsoft mulai mempromosikan seri Windows terbarunya yaitu Windows 10, penerus generasi Windows 8.1.

Mengapa versi penerusnya bukan bernama Windows 9?? Kan seharusnya 8-9-10. Hmm.. Konon katanya, program-program third party yang hidup di lingkungan Windows memiliki validasi algoritma seperti berikut untuk menentukan versi Windows di suatu komputer : Baca lebih lanjut