Ini dia Durian Monthong yang beneran..

Saya pecinta durian! Kalimat pertama yang harus saya ucapkan ketika sedang berdiskusi dengan teman atau kerabat bila berbicara mengenai buah yang nikmatnya luar biasa ini. Buah yang digadang-gadang kenikmatannya bagaikan salah satu nikmat surga dunia.

Jenis durian bermacam-macam jenisnya. Biasanya lain daerah penghasilnya. Nah lain pula warna dan karakteristik rasanya. Apakah kalian tahu kalo negara penghasil terbesar durian itu ada dimana saja?

Negara penghasil durian itu berkutat dan berada di area Asia Tenggara. Pernah dengar Durian Philipina? Durian Brunei? Kalau Durian Thailand dan Durian Malaysia sudah pasti sangat familiar. Betul, durian ini merupakan buah asli Southeast Asia region. Raja dari segala kenikmatan buah ini banyak ditemukan di wilayah Sumatera, Kalimantan (Sabah, Serawak, Brunei), dan sudah pasti Thailand.

Durian Thailand yang biasa kita sebut Durian Monthong ini merupakan durian yang paling dikenal masyarakat Indonesia setelah durian lokal (durian Lampung, Palembang, Medan) karena ukuran buah dan dagingnya yang besar dan rasa manisnya yang luar biasa. Ketika berkunjung ke Krabi (salah satu provinsi di negara Thailand) bulan September 2 tahun silam, saya sempat mampir ke pasar malam tradisional Krabi. Di pasar ini ada durian yang sudah dibuka seperti di supermarket yang biasa kita lihat.

jejeran Monthong di Pasar Krabi

jejeran Monthong di Pasar Krabi

Coba perhatikan lebih detil. Warna buahnya itu kuning muantep! Bodinya dari sekian banyak buah yang dibungkus ga ada yang jelek ato keliatan keras. Ukurannya gede-gede!! Dan yang pasti rasanya!! Beuuughhhh.. Rasanya manis, teksturnya lembek-lembek menggoda, sensasi gasnya berasa, dan bikin nagih!

Nah, coba lihat tulisan warna biru di atas plastik bening, itu adalah harga masing-masingnya. Nomor ke-2 dari kiri yang di baris paling bawah tertulis 50 Baht. Dulu 1 Baht itu 300 perak, jadi kira-kira harga yang itu adalah 15000 rupiah. Harganya mungkin sama seperti di Jakarta. Cuma sensasi makannya itu yang beda banget..

Durian yang nomor 2 kiri bawah tadi akhirnya menjadi tamu yang paling cantik dan mempesona yang mampir ke dalam mulut dan lambung saya di hari tersebut. Karena menjadi penutup makan malam, di tengah keindahan kota Krabi.

Buat yang kolesterol, jangan ragu buat makan durian. Karena sebenernya kalo kita pusing atau mabok abis makan durian itu konon katanya bukan karena kolesterol yang tiba-tiba meningkat. Tapi karena kandungan gula dalam darah yang meningkat yang bikin pala pusing dan pengen bobok. *racun

Wise word  : sebaiknya makan durian cukup sekali sebulan, karena memang yang namanya durian itu punya kandungan alkohol dan kandungan gula yang tinggi. Walaupun alkoholnya sedikit tapi pasti tidak baik untuk tubuh. Saya makan durian mungkin hanya sekali dalam sebulan itu pun juga kalo nemu yang enak dan juga lagi kepingin. Tapi kalo lagi ke daerah Sumatera (Palembang, Jambi, Padang) sudah wajib hukumnya.

Advertisements

5 thoughts on “Ini dia Durian Monthong yang beneran..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s