Pencairan BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) via e-Klaim Online Sangat Mudah!

bpjstku

Setelah 2 tahun tidak lagi dijaminkan perusahaan dalam kepesertaan JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS Ketenagakerjaan (dulu namanya Jamsostek), baru saat ini saya sempat mengurus pencairan dananya.

Dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang biasanya dibayarkan oleh perusahaan tempat kita bekerja kepada BPJS setiap bulannya, dapat bertambah terus jumlahnya selama kita masih bekerja di perusahaan tersebut atau pindah perusahaan dengan menggunakan nomor KPJ (Kartu Peserta Jaminan) yang sama.

Jadi itungannya ini adalah nabung yang ga berasa. Kenapa ga berasa?? Nah karena kita ga berasa gaji kita dipotong atau kalaupun dipotong biasanya dikit sekali, tapi JHT biasanya komposisi pembayarannya lebih besar di perusahaan daripada persentase dari kita.

Nah kalau kita sudah resign atau pun sudah tidak lagi bekerja yang terdaftar sebagai peserta JHT nya BPJS TK, kita bisa melakukan pencairan dana tersebut. Dana JHT ini bisa kita cairkan tergantung dengan jenis klaim yang kita pilih. Opsi tersebut adalah :

  1. Meninggal dunia saat kepesertaan aktif
  2. Meninggal dunia karena penyakit akibat kerja
  3. Meninggal dunia dalam hubungan kerja (kecelakaan)
  4. Meninggal dunia saat kepesertaan tidak aktif
  5. Cacat tetap total
  6. Meninggalkan wilayah Republik Indonesia
  7. Mencapai usia pensiun
  8. Mengundurkan diri
  9. Pemutusan hubungan kerja
  10. Kepesertaan 10 tahun, maksimal pengambilan 10%

Nah untuk proses pencairan / klaim BPJS Tenaga Kerja, jangan dateng langsung dan trus isi form manual disana. Tapi lakukan proses e-klaim secara online. Ini wajib banget karena akan mempermudah proses dan waktu pencairan. Sama seperti pembuatan paspor online.

Nah gimana caranya melakukan e-klaim online untuk Pencairan JHT?

  1. Buka alamat http://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/ di browser
  2. Kalau sudah pernah registrasi akun online, langsung lakukan login. Tapi kalau belum pernah, lakukan registrasi. Proses registrasi sangat mudah hanya membutuhkan Nomor KPJ, Nomor KTP, Nomor HP dan alamat email aktif.
  3. Muncul halaman utama layanan BPJSTKu. Banyak menu yang bisa dipilih.
    bpjstk
  4. Kita bisa melihat saldo saat ini berapa, kemudian rincian saldo JHT kita. Kalau rincian saldo JHT tidak bisa dilihat kita ketika status kepesertaan kita tidak aktif.
  5. Klik e-Klaim JHT untuk melakukan proses klaim JHT secara online
  6. Kemudian pilih opsi jenis klaim yang ada. Karena saya resign / mengundurkan diri, saya menggunakan jenis klaim opsi nomor 8 yaitu Mengundurkan Diri. Syarat agar dana JHT bisa dicairkan penuh dengan opsi ini adalah jarak waktu dari kita resign sampai dengan pencairan, minimal 3 bulan (tergantung perusahaan melaporkannya kapan) dan status kepesertaan BPJS TK kita sudah tidak aktif lagi. Jadi pastikan status kepesertaan kita sudah tidak aktif ya.
  7. Pilih cabang kantor BPJS yang akan kita datangi untuk verifikasi dokumen.
  8. Kemudian isi form nya dan upload dokumen yang dibutuhkan. Dokumen yang dibutuhkan adalah :
    – Kartu KPJ BPJS TK (asli)
    – KTP (asli dan fotocopy)
    – Kartu Keluarga (asli dan copy)
    – Surat Keterangan Pengunduran Diri dari Perusahaan (asli dan copy)
    – Halaman depan Buku Tabungan (asli dan copy)
  9. Pastikan semua dokumen terisi dengan benar dan terupload. Nah ketika saya selesai melakukan upload, halaman yang muncul adalah seperti server error dan tidak berhasil. Tapi lucunya 1 menit kemudian saya menerima email konfirmasi bahwa pengajuan e-klaim sudah diterima.
  10. Kita menerima email bahwa pengajuan e-klaim sudah diterima dan menunggu maksimal (2×24) jam untuk email selanjutnya berisi informasi agar datang ke kantor BPJS yang telah kita pilih.
  11. Saya mendapat email selanjutnya itu di keesokan sore harinya untuk datang ke kantor BPJS. Pengajuan online kita akan hangus jika kita datang > 7 hari dari email yang diberikan.
  12. Usahakan datang pagi karena kantor BPJS tidak pernah sepi. Bawa semua dokumen diatas, pisahkan yang copy dan aslinya.
  13. Saat datang bilang sudah klaim online dan kita akan dikasihkan nomor antrian online khusus. Ini yang membedakan dengan antrian biasa. Antrian ini tidak begitu banyak dan cepat!
  14. Ketika dipanggil tinggal konfirmasi, difoto dan menunggu pencairan melalui transfer rekening bank maksimal 7 hari kerja.

Saya apresiasi dengan pelayanan dari BPJS Ketenagakerjaan. Betul-betul customer oriented. Sistemnya pun sangat baik mulai dari antrian sampai dengan berhadapan dengan Customer Service.

Kereeen dan semoga bermanfaat. 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s