Review Buku : Hati yang Gembira Adalah Obat

Hati yang Gembira Adalah Obat adalah sebuah buku yang ditulis oleh Mbak @sophienavita dan launching pada tanggal 16 Oktober 2016 (hasil mencari informasinya di laman internet, hihi). Menariknya buku ini adalah dalam kurun waktu 3 bulan, buku ini sudah cetak ulang sebanyak 3 kali juga. Luar biasa ya! Sebagai mantan editor buku di sebuah perusahaan penerbitan buku, saya penasaran dengan isi buku ini. Perjuangan mendapatkan buku ini juga luar biasa, karena saya baru bisa mendapatkan bukunya sekitar satu setengah bulan lalu setelah mencari di empat toko buku di wilayah Jakarta, Bintaro, Alam Sutera, dan Depok! Akhirnya buku ini saya dapatkan di Depok. Mungkin sekarang stock bukunya sudah banyak di toko buku kali ya.

Oke, saya mulai review bukunya ya. Buku ini sebetulnya berisikan curhatan dari @sophienavita tentang perjalanan hidupnya sejak masa kanak-kanak hingga saat ini. By the way, untuk yang lupa ataupun belum tahu siapa itu @sophienavita coba browsing sekarang! Atau sekadar bocoran @sophienavita ini mantan penyiar radio, pembawa acara televisi, dan yang paling saya ingat dulu pernah bermain di sinetron remaja Lupus (sinetron ya ini?) dan sekarang lebih dikenal sebagai raw food chef. Sudah ingat? Kalau belum yasudah lanjutkan baca review ini dulu ya! Continue reading

Advertisements

Cara Membuat Pie Susu Teflon yang Enak!

piesusu4

Satu Loyang Pie Susu Teflon

Pie susu atau nama kerennya egg tart adalah kue yang rasanya manis tetapi memiliki rasa kulit yang gurih. Kue ini cocok disajikan saat kumpul bersama teman ataupun keluarga. Dimakan dalam keadaan dingin, rasanya jauh lebih enak. Kalau beli harga per slice nya bisa mencapai 5 ribu Rupiah. Biar lebih hemat yuk kita coba bikin sendiri kue ini. Continue reading

Gojek Bertasbih…

Pagi itu merupakan pagi yang biasa. Keramaian dan kepadatan jalanan masih dalam tahap yang tidak mengkhawatirkan. Gojek pun tetap menjadi alat transportasi menuju ke kantor tempat saya mengabdi untuk negeri.

Gojek Zikir

Tapi ada yang unik di pagi itu. Ada yang membuat saya tertegun karena melihat pemandangan yang tidak biasa. Saat saya menaiki Gojek menuju kantor, saya mendapatkan driver yang memegang sesuatu di tangan kirinya sepanjang perjalanan. Sesuatu tersebut di masukkan ke dalam jari telunjuk kirinya seperti suatu cincin.

Memang pada dasarnya saya suka mengamati sesuatu, saya perhatikan sepanjang perjalanan, jempol kiri driver tersebut memencet yang ada di telunjuk kirinya tersebut, dengan menggunakan jempol kirinya. Hal itu ia lakukan selama perjalanan dengan jeda setiap 3 – 5 detik.

Ilustrasi Tasbih Digital

Sambil mengamati hal tersebut, saya baru menyadari bahwa alat yang dipencet dan dilingkarkan ke telunjuk kiri tersebut adalah tasbih digital. Alat yang kalau kita pencet akan memunculkan counter angka sebanyak yang kita tekan. Subahanallah dalam hati saya, sambil mengendarai motor dan bekerja sebagai driver gojek, ia bertasbih sepanjang perjalanan. Cara mengendarai motornya pun enak, pelan dan hati-hati, tidak ugal-ugalan dan mematuhi aturan rambu lalu lintas yang ada. Seketika saya makin memperhatikan pencetan driver gojek tersebut, sekita saya beristighfar dalam hati.

Pagi itu betul-betul menegur saya, mengingatkan saya bahwa zikir bisa dilakukan dimanapun dan pada saat kapanpun. Perintah zikir pun dalam Al Quran sudah jelas dalam surat Al Ahzab 33 : 41-42)

41 – “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.”
42 – “Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” – (Al Ahzab 41-42)

Terima kasih kepada bapak driver gojek yang mengingatkan saya khususnya untuk berzikir sepanjang waktu, pada saat sedang beraktivitas apapun dan dimanapun.

Cara Ampuh Mengobati Mata Ikan

Beberapa hari yang lalu telapak kaki kanan saya ketika berjalan terasa sakit seperti ada yang ngeganjal seperti kena tusuk jarum. Akibatnya ketika berjalan jadi agak sedikit pincang untuk menahan beban tubuh menggunakan kaki sebelah kiri. Tiga hari sebelumnya memang, telapak kaki dibawah jempol itu saya kopek-kopek karena ada lebihan kulit yang bikin tangan gatel untuk mengopek. Tapi memang agak hardcore juga kopeknya, sampe pake gunting kuku segala. Mungkin karena luka, jadi infeksi kali ya.  Continue reading

Notifikasi Update Terms and Privacy Policy Whatsapp, Data Kita dishare ke Facebook? 

Siang ini ketika membuka Whatsapp tiba-tiba muncul notifikasi mengenai pembaruan Terms and Privacy Policy oleh Whatsapp yang kita wajib meng-klik tombol ‘Agree’nya. Karena saya backgroundnya IT, jadi sudah menjadi kebiasaan saya kalau ada Term and Conditions Agreement saya pasti membaca dulu seperti apa isinya secara sekilas, baru deh saya menyetujuinya.

Notifikasi yang muncul siang tadi cukup simpel. Tapi jika kita klik panah dibagian bawah maka akan muncul keterangan singkat dari pembaruan term and condition tersebut.

Kalau di bagian atas, Terms and Conditions ini sekilas tentang persetujuan pembaruan kebijakan privasi terkait dengan fitur Whatsapp Call. Tapi jika kita menelisik lebih jauh, coba perhatikan poin kedua. Dan di poin kedua inilah ada centang yang bisa kita non aktifkan.

Poin kedua ini yang menurut saya agak membingungkan. Disana berbunyi bahwa kalau kita setuju dengan mencentang poin tersebut, data kita akan di share dengan Facebook. Terlepas dari poin disana, bahwa chat dan nomor telefon kita tidak akan di share ke Facebook, tapi saya pikir muaranya akan sama saja. Data kita akan di share ke Facebook.

Facebook will know everything about us besides Google.

Kekhawatiran orang-orang ketika Mark Zuckenberg membeli Whatsapp pada tahun 2014 lalu benar terjadi. Saat itu Jan Koum sang CEO Whatsapp mengatakan bahwa walaupun Whatsapp telah dibeli Facebook, Whatsapp tetap akan menjaga privacy penggunanya. Tapi sekarang nyatanya tidak. Sepertinya Whatsapp telah menjadi the real Facebook Family..

Kalau tidak setuju dengan Agreement tersebut silahkan di uncentang agreement tersebut, baru klik tombol Agree seperti yang saya lakukan. Saya memang orangnya agak menjunjung tinggi nilai-nilai privasi, bagi orang awam mungkin agak aneh dan nyeleneh, tapi percaya deh dunia internet itu semakin berbahaya. Sampe sekarang saya sudah deactivate Facebook dan Twitter sejak 2012, tidak pake Path dan sempat anti Whatsapp pada 2013 lalu. Tapi Whatsapp sekarang menjadi satu-satunya jalur telekomunikasi baik dunia pertemanan, kerja dan persaudaraan disamping Line dan Telegram jadi tidak bisa dihindari lagi.

Mudah-mudahan tulisan ini memberikan kesadaran akan pentingnya membaca walaupun sekilas, untuk segala jenis Agreement apapun, sebelum kita menyetujuinya.

Semoga bermanfaat.

Semangatnya Istri, Semangatnya Suami..

Postingan ini dibuat sambil nungguin sang Istri yang lagi belajar dan nyiapin seluruh bahan untuk ujian kasuistik pertamanya esok hari. Hmm, kalau dipikir dan diamati memang tidak mudah untuk kuliah sekolah lanjut, terlebih sekolahnya di bidang keprofesian. Seperti halnya dokter medis, bukan cuma ilmu yang bersifat teori yang dituntut untuk paham, tapi praktiknya malahan yang harus lebih mumpuni..

Beliau sedang mengambil Magister Profesi Psikologi sub Klinik Dewasa di Universitas Indonesia. Bukan main bangganya saya punya istri seorang calon Psikolog. Kalau ditanya sama orang lain, “ko bisa, istrinya Psikolog tapi suaminya begini?” Jawabannya… Yah cuma Allah yang tahu. *sambil senyum-senyum sendiri. Kadang psikolog malah kepincut sama orang yang aneh dan nyeleneh kayak saya deh.. :))

Butuh kerja keras dan mental yang kuat untuk melanjutkan sekolah, pengorbanan emosi, pikiran serta tenaga juga harus diseimbangkan. Memiliki tanggung jawab di kampus dengan tugas yang bertubi-tubi dan tanggung jawab di rumah sebagai seorang “ibu”, bukan hal mudah. Ketika lelah di kampus dan kemudian sampai di rumah, ia harus menyiapkan makan, kemudian membereskan kewajiban rumah tangga sambil mengerjakan tugasnya untuk esok hari. Kaya sulitnya ya?

Sulit? Iya, saya ngeliatnya sulit deh. Ko super banget ya bisa multitasking seperti itu? Kalo ditanya, ko bisa?? Dan kadang ga keliatan ada capenya. Nah kalau kata istri saya, semuanya kembali ke niat. Niat ibadah dengan cara melayani dan membahagiakan suami. Karena jihadnya istri itu melayani dan membahagiakan suami..

Do’a saya semoga kuliahnya cepet selesai dan ilmunya bermanfaat untuk orang-orang disekitar serta orang yang membutuhkan. Doain ya..

Please Grow..

Jpeg

Please Grow Ice Cream

Gambar disamping terlihat seperti tanaman kecil yang sedang ingin tumbuh. Tanaman sedang ingin tumbuh tapi kok lumer? Hmm.. Sebenernya ini adalah segelas es krim!

Kok bisa? Sebenernya potnya itu adalah sebuah gelas kecil, bubuk oreo digambarkan seperti tanah tempat tanaman tumbuh, batang tanaman adalah sebatang coklat, kemudian daun hijaunya juga merupakan coklat manis. Lucu ya? Nama menunya adalah Please Grow ice cream, yang dibanderol 42.500 ribu rupiah. Ini bukan es krim strawberry, tapi es krim Raspberry. Es krim ini bisa kita temukan di restoran es krim Zangrandi di kota Surabaya. Posisinya dekat dari rumah dinas Gubernur Jawa Timur.

Konon menilik sejarahnya, toko es krim ini sudah berdiri dari tahun 1930. Jadi sudah sekitar 80 tahun toko ini ada dan aura sejarah belandanya pun masih kental. Tempat ini pas banget untuk nongkrong, chit chat, atau skedar rehat sejenak sambil menikmati malam hari di pusat kota Surabaya.

Lokasinya di Jalan Yos Sudarso No. 15, Kota Surabaya. Buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Kalau Jakarta punya Ragusa, Surabaya punya Zangrandi..